Nyeri tendon di dalam bahu biasanya mengacu pada nyeri yang disebabkan oleh otot, fasia, atau persendian, yang dapat disebabkan oleh faktor fisiologis atau penyakit tertentu, seperti ketegangan otot, fasciitis, bahu beku, dll.. Perawatan yang umum digunakan meliputi perawatan umum, pengobatan dan pembedahan.
1. Faktor fisiologis: olahraga berat yang berkepanjangan pada bahu dapat menyebabkan penumpukan asam laktat di bahu dan gejala nyeri bahu. Menundukkan kepala dalam waktu lama dan duduk dengan postur yang tidak tepat juga dapat menyebabkan iritasi otot dan nyeri. Umumnya, tidak diperlukan pengobatan, dan dapat mereda setelah beristirahat. Pijat dan kompres panas yang tepat juga dapat digunakan untuk melancarkan peredaran darah dan membantu pemulihan.
2. Ketegangan otot: Gerakan bahu yang tidak tepat atau olahraga berat dapat menyebabkan ketegangan otot bahu, yang mengakibatkan nyeri pada tendon di dalam bahu.
2. Fasciitis: Trauma dan ketegangan bahu dapat menyebabkan peradangan aseptik pada fasia, yang menyebabkan nyeri. Anda dapat menggunakan obat antiinflamasi nonsteroid seperti ibuprofen untuk meredakan nyeri, dan menggunakan eperison hidroklorida untuk memperbaiki ketegangan otot. Secara umum, penting untuk mengurangi aktivitas berat pada bahu dan menghindari mempertahankan posisi tetap dalam waktu yang lama. Pelepasan fasia dapat digunakan untuk memperbaiki gejala jika pengobatan konservatif tidak efektif.
3. Bahu beku: Peradangan sendi bahu dan jaringan lunak di sekitarnya sering menyebabkan nyeri bahu, yang juga dapat disertai dengan gerakan yang terbatas. Penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid seperti ibuprofen dapat secara efektif meredakan rasa sakit, dan pada kasus yang parah, gejalanya dapat diredakan dengan suntikan glukokortikoid atau anestesi lokal. Biasanya, aktivitas seperti mengguncang dan berputar-putar dapat dilakukan.
Nyeri tendon di dalam bahu juga dapat disebabkan oleh spondilosis serviks, dll. Dianjurkan agar pasien berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, meningkatkan pemeriksaan yang relevan di bawah bimbingan dokter, dan mematuhi instruksi dokter untuk perawatan.