Manfaat dan bahaya makan merica

Menurut pengobatan dan nutrisi Cina, makan merica dapat meringankan kondisi seperti erosi (cegukan), sakit gigi, nyeri dingin di daerah epigastrium (rasa nyeri dingin di perut dan perut), dan tidak ada salahnya untuk mengonsumsinya dalam jumlah sedang.
Lada adalah bahan obat yang memiliki rasa pedas dan hangat. Lada termasuk dalam meridian limpa, paru-paru, hati, ginjal, jantung, dan perikardium. Ini memiliki khasiat untuk menghangatkan bagian tengah dan menghilangkan rasa sakit, menghilangkan kelembaban dan menghentikan diare, membunuh serangga dan menghilangkan rasa gatal. Diminum dalam jumlah sedang, dapat meringankan kondisi seperti erosi, sakit gigi, nyeri dingin di perut dan perut.
Merica mengandung minyak atsiri, yang terutama mengandung oksalol, limonene, alkohol kukui, dll.; juga mengandung merica dan fitosterol Sichuan, asam lemak tak jenuh, fosfor, zat besi, dan sebagainya. Minyak atsiri memiliki efek anestesi dan analgesik lokal, dan memiliki efek anthelmintik. Lada memiliki efek penghambatan yang signifikan terhadap berbagai basil dan kokus.
Konsumsi merica dalam jumlah sedang tidak berbahaya bagi tubuh, tetapi jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan dapat menyebabkan mual, muntah, diare, dan reaksi merugikan lainnya.
Dibandingkan dengan obat-obatan, makanan memiliki efek yang lemah dan lambat, dan perlu dikonsumsi secara teratur agar efektif. Makanan umumnya tidak digunakan untuk mengobati penyakit. Jika Anda merasa tidak enak badan, harap ikuti saran dokter untuk mendapatkan pengobatan berbasis bukti.