Gejala Cedera Saraf Tepi

Gejala-gejala cedera saraf tepi termasuk mati rasa dan kelemahan pada ekstremitas. Pasien cenderung mengalami kelemahan dan mati rasa dari ekstremitas distal, yang secara bertahap dapat berkembang ke ekstremitas proksimal. Pasien mungkin mengalami kelainan sensorik seperti sensasi serangga, sensasi terbakar, kesemutan, dan sensasi terpotong, dan kerusakan biasanya bilateral dan simetris. Selain itu, gejala seperti pigmentasi kulit dan atrofi otot dapat terjadi. Kerusakan saraf tepi sering disebabkan oleh diabetes, tumor, obat-obatan, keracunan dan infeksi, dan pasien perlu segera diperiksa dan diobati oleh ahli saraf untuk mengidentifikasi penyebabnya. Tes meliputi tes darah, glukosa darah, penanda tumor, elektromiografi, MRI, dll. Jika perlu, biopsi otot harus dilakukan untuk memastikan diagnosis.