Mati rasa pada kaki pasien kanker lambung setelah mengonsumsi obat kemoterapi setelah operasi dapat disebabkan oleh efek samping obat kemoterapi, atau dapat juga disebabkan oleh faktor fisiologis.
1. Efek samping obat: beberapa obat kemoterapi memiliki neurotoksisitas yang jelas, yaitu obat dan metabolitnya secara langsung atau tidak langsung memiliki efek toksik pada sistem saraf. Obat kemoterapi yang umum digunakan untuk mengobati kanker lambung, seperti injeksi oxaliplatin, tablet capecitabine, dan lain-lain, keduanya dapat menyebabkan mati rasa dan kelainan sensorik pada anggota tubuh.
Jika pasien dapat mentolerirnya dan tidak mengalami gejala lain, mati rasa pada kaki dapat berangsur-angsur hilang setelah kemoterapi berakhir.
2. Faktor fisiologis: Selain itu, mati rasa pada kaki setelah mengonsumsi obat kemoterapi setelah operasi kanker perut juga dapat disebabkan oleh faktor fisiologis. Jika pasien kanker perut berbaring di tempat tidur dalam waktu yang lama dan tidak dapat beranjak dari tempat tidur, hal ini dapat menyebabkan sirkulasi darah yang buruk pada kaki, dan kesemutan pada kaki juga dapat terjadi. Jika tidak ada gejala tidak nyaman lainnya, tidak perlu terlalu khawatir dan biasanya tidak diperlukan perawatan khusus.
Disarankan agar pasien dengan gejala abnormal harus pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk menyelesaikan pemeriksaan yang relevan untuk mengklarifikasi penyebab mati rasa pada kaki dan melakukan perawatan di bawah bimbingan dokter.