Terapi bertarget Bevacizumab biasanya diberikan setiap 2 atau 3 minggu. Bevacizumab adalah antibodi monoklonal yang dimanipulasi dalam sel rekayasa genetika yang memblokir aktivitas faktor pertumbuhan endotel pembuluh darah dan dapat dikombinasikan dengan kemoterapi. Ini terutama diindikasikan untuk kanker kolorektal, kanker payudara, dan karsinoma sel kecil non-skuamosa. Penggunaan yang Disarankan: Gunakan setiap 2 minggu atau setiap 3 minggu. Selain itu, bevacizumab harus digunakan setidaknya 4 minggu setelah operasi. Selain itu, efek samping toksik utama dari bevacizumab adalah perforasi gastrointestinal, tromboemboli, hipertensi, proteinuria, perdarahan, kelelahan, dan sakit perut. Bevacizumab dikontraindikasikan bagi mereka yang alergi terhadapnya. Oleh karena itu, penting untuk menggunakannya di bawah bimbingan dokter, dan tidak menggunakannya secara pribadi, agar tidak menyebabkan kerusakan yang tidak perlu.