Jika flu tidak memiliki gejala lain selain demam, Anda harus terlebih dahulu melakukan perawatan fisik dan obat-obatan untuk menurunkan suhu, dan berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan medis. Karena tidak semua demam disebabkan oleh flu, jika tidak ada gejala flu lain selain demam, mungkin disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan atas yang sederhana atau karena adanya peradangan dalam tubuh pasien. Saran klinisnya adalah menurunkan demam terlebih dahulu. Jika pasien mengalami demam berulang, perlu dilakukan pemeriksaan darah rutin dan pemeriksaan laboratorium lainnya untuk mengetahui apakah ada infeksi bakteri kombinasi atau sekunder, jika dianggap ada infeksi bakteri kombinasi atau sekunder, perlu mematuhi petunjuk dokter dan penggunaan antibiotik tepat waktu untuk pengobatan, seperti cefaclor, levofloxacin, dan sebagainya. Ketika suhu tubuh tidak melebihi 38,5 derajat, pendinginan fisik dapat menjadi yang utama, seperti mandi air hangat, dll. Jika suhu tubuh pasien telah melebihi 38,5 derajat, perlu minum obat antipiretik di bawah bimbingan dokter, seperti asetaminofen. Dalam pola makan sehari-hari juga harus memperhatikan minum lebih banyak air putih, makan lebih banyak sayur dan buah serta hindari makanan pedas. Kebiasaan sehari-hari termasuk tidur yang cukup dan menjaga perut tetap hangat untuk mencegah kedinginan. Demam dapat terlihat pada berbagai penyakit, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk meningkatkan tes laboratorium yang relevan, seperti rutinitas darah, biokimia, CT paru-paru, dll., untuk memperjelas diagnosis, dan mematuhi instruksi dokter untuk pengobatan standar, sehingga dapat menghindari penundaan kondisi.