Nefropati IgA adalah glomerulonefritis kronis yang disebabkan oleh pengendapan imunoglobulin A yang tidak normal pada zona tertambat glomerulus, yang secara patologis dimanifestasikan sebagai hiperplasia membran yang tertambat dan pengendapan kompleks imun berbasis IgA pada zona tertambat. Pengobatan nefropati IgA ringan meliputi penilaian penyakit, terapi non-imunosupresif, terapi glukokortikoid, dan terapi imunosupresif.
1. Penilaian penyakit: singkirkan faktor sekunder; nilai protein urin, tekanan darah dan eGFR pada saat diagnosis dan selama masa tindak lanjut untuk menentukan risiko perkembangan penyakit; nilai prognosis berdasarkan perubahan patologis.
2. Terapi non-imunosupresif: termasuk obat ACEI/ARB, khususnya valsartan, chlorosartan, kaptopril, enalapril, dan sebagainya.
3. Terapi glukokortikoid: jika kerusakan patologis lebih serius atau proteinuria tinggi, biasanya memilih untuk menggunakan terapi glukokortikoid. Termasuk prednison, metilprednisolon dan sebagainya. Terapi kejut glukokortikoid dosis tinggi tidak hanya dapat mengurangi protein urin, tetapi juga meningkatkan fungsi ginjal, sementara terapi oral hormon dosis kecil dapat mengurangi proteinuria pasien, tetapi tidak cukup untuk melindungi fungsi ginjal.
4. Terapi imunosupresan: termasuk siklofosfamid, siklosporin, mertiomakrofenol ester dan sebagainya.
Pasien dengan nefropati IgA ringan harus pergi ke rumah sakit tepat waktu dan menerima perawatan standar di bawah bimbingan dokter profesional. Obat harus digunakan sesuai dengan resep dokter, jangan mengobati sendiri.