I. Gangguan tic yang bersifat sementara
1. Satu atau lebih tics motorik dan/atau vokal yang bermanifestasi sebagai gerakan atau vokalisasi yang tiba-tiba, cepat, berulang-ulang, tidak berirama dan stereotip.
2. Episode terjadi beberapa kali sehari dan berlangsung selama setidaknya 4 minggu tetapi tidak lebih dari 12 bulan.
3. Gejala-gejala di atas menyebabkan kegelisahan yang signifikan, sosialisasi, pekerjaan, dan bidang aktivitas lainnya. Yu Zuoyang, Departemen Pediatri, Rumah Sakit Persahabatan Tiongkok-Jepang
4, Timbul sebelum usia 18 tahun.
5, Gejala-gejala di atas tidak disebabkan oleh obat-obatan tertentu (misalnya stimulan) atau kondisi medis (misalnya Huntington’s chorea atau ensefalitis pasca virus).
6. Kriteria diagnostik untuk gangguan motorik kronis atau gangguan tic vokal atau sindrom Tourette tidak terpenuhi.
II. Gangguan motorik kronis atau gangguan tic vokal
1. Satu atau lebih kedutan motorik atau vokal yang tiba-tiba, cepat, berulang-ulang, tidak berirama, dan gerakan atau vokalisasi stereotip yang tidak terjadi secara bersamaan selama perjalanan penyakit.
2. Beberapa serangan per hari, baik setiap hari atau sebentar-sebentar, untuk jangka waktu lebih dari satu tahun, di mana interval bebas tic berlangsung tidak lebih dari tiga bulan.
3. Gejala-gejala yang disebutkan di atas menyebabkan kegelisahan yang signifikan dan mengganggu pekerjaan sosial dan bidang aktivitas penting lainnya.
4. Timbulnya sebelum usia 18 tahun.
5. Gejala-gejala di atas tidak secara langsung disebabkan oleh obat-obatan tertentu (misalnya stimulan) atau kondisi medis (misalnya Huntington’s chorea atau ensefalitis pasca virus).
6. Tics atau vokalisasi di atas ada, tetapi tidak konsisten dengan sindrom Tourette.
III. Sindrom Tourette
1. Ada beberapa kedutan motorik dan satu atau lebih kedutan vokal, kadang-kadang tidak harus pada saat yang sama. Kedutan adalah gerakan atau vokalisasi yang tiba-tiba, cepat, berulang-ulang, tidak berirama dan stereotip.
2. Kedutan terjadi beberapa kali dalam sehari, biasanya dalam semburan, dan kondisinya menetap atau terputus-putus selama lebih dari satu tahun, dengan interval tanpa kedutan yang berlangsung tidak lebih dari tiga bulan.
3. Gejala-gejala di atas menyebabkan kegelisahan dan aktivitas yang signifikan di bidang sosial dan pekerjaan.
4. Onset sebelum usia 18 tahun.
5. Gejala-gejala di atas tidak secara langsung disebabkan oleh obat-obatan tertentu (misalnya stimulan) atau kondisi medis (misalnya Huntington’s chorea atau ensefalitis pasca virus).
IV. Gangguan tic lainnya yang belum didefinisikan
Kategori ini mencakup gangguan tic yang tidak memenuhi kriteria diagnostik yang tercantum di atas, seperti gangguan tic yang onsetnya berlangsung kurang dari 4 minggu atau gangguan tic yang dimulai setelah usia 18 tahun.