Apa yang dimaksud dengan PTLD sel B monomorfik?

PTLD sel B monomorfik terutama mengacu pada gangguan limfoproliferasi pasca transplantasi. PTLD sel B monomorfik adalah salah satu komplikasi paling serius setelah transplantasi organ dan sel, tetapi penyakit ini bukanlah penyakit yang berdiri sendiri, dan terutama mencakup berbagai bentuk penyakit dan sindrom terkait, yang secara klinis diklasifikasikan ke dalam tiga jenis utama, seperti mononukleosis infeksius, proliferasi sel B poliklonal, dan proliferasi sel B monoklonal. PTLD sel B monomorfik memiliki karakteristik yang berbeda dari gangguan limfoproliferatif yang terjadi pada populasi umum, dan telah ditemukan secara statistik bahwa sebagian besar pasien cenderung merupakan pasien dengan limfoma non-Hodgkin, dengan sebagian besar dari mereka adalah limfoma sel besar. Jika PTLD sel B monomorfik terdeteksi, imunoterapi, seperti antibodi anti-sel B, harus dilakukan sesegera mungkin, terutama dengan antibodi monoklonal rituximab, dan penggunaan obat secara spesifik harus sesuai dengan saran medis.