Eksim kemaluan pria umumnya mengacu pada eksim skrotum, pengobatannya terutama didasarkan pada terapi obat, kasus yang serius perlu menggunakan obat bersamaan dengan terapi fisik, secara spesifik harap ikuti petunjuk dokter. 1. Pengobatan: (1) Glukokortikosteroid topikal (seperti krim hidrokortison, krim deksametason, dll.) adalah obat utama yang digunakan dalam pengobatan eksim skrotum; ada juga imunosupresan (seperti krim pimekrolimus, salep tacrolimus, krim pimekrolimus, dll.), yang sangat membantu dalam mengurangi efek samping yang disebabkan oleh pengobatan glukokortikosteroid. (2) Pasien dengan gejala yang parah dapat menggunakan glukokortikosteroid oral, seperti prednison, dll.; serta antihistamin oral, seperti loratadin, cetirizine, dll., yang memiliki efek anti-gatal dan anti-inflamasi. 2. Fisioterapi: radiasi ultraviolet juga dapat efektif dalam memperbaiki lesi kulit, umumnya menggunakan terapi ultraviolet gelombang menengah gelombang sempit (NB-UVB) dan ultraviolet gelombang panjang (UVA-1), tetapi anak-anak di bawah 12 tahun harus berhati-hati. Pasien yang didiagnosis eksim skrotum disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk memberikan pengobatan yang tepat sasaran, penggunaan obat harus mengikuti petunjuk dokter, jangan mengobati sendiri secara membabi buta.