Nyeri dan bengkak pada pinggul wanita umumnya disebabkan oleh suplai darah lokal yang tidak mencukupi dan ketegangan otot, sebagai berikut: Pertama, suplai darah lokal yang tidak mencukupi: bekerja dalam posisi duduk dalam waktu yang lama membuat otot pinggul berada di bawah tekanan konstan dan pembuluh darah pinggul selalu dalam kondisi berkontraksi, menyebabkan suplai darah lokal yang tidak mencukupi, meningkatkan metabolisme anaerobik dan penumpukan metabolit asam dalam tubuh, menyebabkan rasa sakit dan bengkak pada pinggul. Dengan mengubah postur tubuh dan bergerak dengan tepat, gejala klinis dapat berkurang secara signifikan. Kedua, ketegangan otot: menahan beban dalam waktu lama pada bokong atau mempertahankan postur jongkok akan menyebabkan ketegangan pada otot bokong, dan metabolit asam akan terus terakumulasi di otot, menyebabkan nyeri dan bengkak di bokong. Dengan menerapkan panas lokal dan fisioterapi, gejala klinis dapat diredakan dengan cepat. Wanita yang mengalami nyeri dan bengkak pada bokong biasanya dapat membaik dengan pengobatan tepat waktu, dan harus mencegah tekanan lokal yang konstan dan kelelahan.