Hipotiroidisme umumnya mengacu pada hipotiroidisme subklinis. Wanita hamil dengan hipotiroidisme yang disertai dislipidemia dan konstipasi perlu menjaga pola makan rendah lemak dan tinggi serat, sedangkan mereka yang memiliki lipid normal dan tidak memiliki gejala konstipasi dapat mengonsumsi makanan normal. Wanita hamil dengan hipotiroidisme dengan gejala peningkatan lipid darah dan sembelit harus menghindari makan makanan berlemak tinggi, seperti cokelat, ayam goreng, kue, dll., dan makan makanan berserat tinggi dan rendah lemak, seperti jagung, bayam, beras hitam, apel, ceri, jeruk bali, tomat, dll., yang tidak hanya membantu mengontrol lipid darah, tetapi juga membantu melancarkan buang air besar. Jika tidak ada dislipidemia dan konstipasi, Anda dapat menjalani diet normal. Selain itu, wanita hamil dengan hipotiroidisme subklinis harus menjalani tes fungsi tiroid secara teratur untuk mendeteksi apakah hipotiroidisme subklinis telah berubah menjadi hipotiroidisme klinis. Jika Anda didiagnosis dengan hipotiroidisme subklinis dan tidak yakin makanan apa yang dapat Anda makan, Anda dapat pergi ke rumah sakit dan berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diet dan pengobatan yang tepat di bawah bimbingan dokter.