Seabuckthorn juga dikenal sebagai kurma pasir, buah willow cuka, duri asam, bersifat hangat, rasanya asam dan sepat, termasuk dalam meridian paru-paru, hati, dan perut. Efek: Meredakan batuk dan dahak, memperkuat perut dan menghilangkan makanan, meningkatkan sirkulasi darah dan menghilangkan stasis darah. Orang yang berlaku: Seabuckthorn dan sultana yang direbus bersama dapat digunakan untuk penderita batuk dan dahak; produk kering yang direbus dalam air dapat digunakan untuk penderita sakit perut, sakit perut, dan gangguan pencernaan. Nilai gizi: Seabuckthorn mengandung berbagai jenis vitamin, elemen dan protein, di antaranya kandungan vitamin C lebih banyak. Cara makan: Seabuckthorn kering cocok untuk diminum dengan air. Perhatian: Orang dengan tubuh yang bersemangat harus mengkonsumsinya dengan hati-hati. Dalam kasus konsumsi sehari-hari, khasiat makanan terbatas dan tidak dapat berperan dalam mengobati penyakit. Jika Anda memiliki gejala yang tidak nyaman, segera dapatkan bantuan medis untuk menghindari penundaan kondisi Anda.