Apa yang Anda ketahui tentang mendengkur?

Mendengkur dihasilkan oleh getaran jaringan lunak di bagian belakang mulut. Meskipun sering dianggap sebagai masalah yang sepele, mendengkur dapat mengganggu orang lain dan mengganggu tidur mereka. Mendengkur yang sangat keras juga dapat menjadi gejala awal sleep apnea. Kondisi ini paling sering terjadi pada anak-anak dan orang dewasa berusia 40-60 tahun, terutama pria. Getaran pada langit-langit lunak dapat disebabkan oleh penyumbatan atau penyempitan nasofaring (saluran yang menghubungkan bagian belakang hidung ke faring). 1 .Jika Anda kelebihan berat badan, hal ini dapat membuat nasofaring menjadi terhalang. 2 . Ketika Anda tidur telentang, nasofaring lebih mungkin tersumbat sebagian, sehingga mendengkur akan menjadi lebih buruk. 3. Penyebab lain mendengkur termasuk penyempitan nasofaring karena melonggarnya atau pembengkakan jaringan langit-langit lunak. Minum alkohol atau mengonsumsi obat penenang dapat menyebabkan langit-langit lunak menjadi rileks. Iritasi pada langit-langit lunak akibat infeksi faring atau merokok dapat menyebabkan pembengkakan pada langit-langit lunak. Kemacetan lokal pada saluran hidung yang disebabkan oleh flu biasa juga dapat menyebabkan mendengkur. 4 . Kadang-kadang, kelainan anatomi, seperti septum hidung yang menyimpang, juga bisa disertai dengan mendengkur. 5, Mendengkur pada anak-anak biasanya disebabkan oleh pembesaran amandel dan kelenjar gondok. Jika Anda memiliki gejala lain, seperti kantuk di siang hari atau kurang konsentrasi, Anda harus mencari pertolongan medis untuk menentukan apakah Anda menderita sleep apnea. Jika tidak, melakukan tindakan swadaya berikut ini dapat membantu Anda mengurangi dengkuran. Anda dapat mencegah mendengkur dengan memaksa diri Anda sendiri untuk mengubah posisi tidur Anda, seperti menjahit sebuah benda kecil, seperti bola ping-pong, di bagian belakang piyama Anda untuk membuat tidur telentang menjadi tidak nyaman. Jika Anda kelebihan berat badan, Anda perlu menurunkan berat badan. Anda juga harus berhenti merokok, mengurangi alkohol, serta menghindari minum obat penenang atau minum alkohol sebelum tidur.