Ada apa dengan rasa lemas setelah buang air besar?

Badan lemas setelah buang air besar dapat disebabkan oleh faktor fisiologis seperti buang air besar yang terlalu lama dan postur tubuh yang tidak benar, atau dapat juga disebabkan oleh penyakit seperti diabetes dan hipertiroid. 1. Faktor fisiologis: biasanya waktu buang air besar yang terlalu lama atau postur buang air besar saat tubuh manusia akan mengkonsumsi lebih banyak energi, sehingga gejala lemas setelah buang air besar, merupakan fenomena fisiologis yang normal. 2. Faktor patologis: (1) Diabetes mellitus: Hal ini terutama dianggap terkait dengan lingkungan, faktor keturunan, defisiensi autoimun dan faktor lainnya. Pasien diabetes mellitus sering mengalami gejala polidipsia, polifagia, poliuria dan penurunan berat badan, yang mungkin disertai dengan gejala sistemik seperti kelelahan, dan beberapa pasien mungkin juga menunjukkan kelelahan setelah buang air besar. (2) Hipertiroidisme: pasien sering mengalami gejala seperti keringat berlebih, kelelahan, takut panas, gelisah, dll., yang juga dapat dimanifestasikan sebagai kelemahan setelah buang air besar. Disarankan ketika gejala kelemahan setelah buang air besar terjadi, faktor fisiologis harus disingkirkan terlebih dahulu, dan jika gejala tersebut disebabkan oleh faktor penyakit, perlu berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mengklarifikasi penyebab spesifiknya.