Pemeriksaan paru-paru dapat dilakukan dengan radiografi dada dan pemeriksaan CT, dan kedua pemeriksaan ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
1. Rontgen dada: Pada beberapa kasus, rontgen dada dapat dipilih untuk mengamati kondisi pneumotoraks, efusi pleura, dan pneumonia lobar. Pemeriksaan ini tidak hanya ekonomis tetapi juga nyaman.
2. Pemeriksaan CT dada: Pemeriksaan CT dada memiliki resolusi yang lebih tinggi dan dapat mengamati lesi yang lebih kecil, yang sebagian besar digunakan untuk pemeriksaan nodul paru, dll. CT tidak hanya dapat melihat lokasi nodul, tetapi juga mengetahui ukuran, bentuk, dan hubungan nodul yang berdekatan, yang tidak dapat digantikan oleh radiografi dada. Melakukan pemeriksaan CT dapat menemukan lesi, sedangkan rontgen dada tidak dapat menemukan lesi.
Apakah akan melakukan pemeriksaan CT atau foto dada untuk pemeriksaan paru-paru didasarkan pada riwayat medis dan keluhan terkait, serta pengalaman dokter dalam menentukan pemeriksaan yang sesuai.