Mulut bengkok dapat disebabkan oleh kelainan perkembangan bawaan, neuritis wajah, lesi serebrovaskular, dan faktor lainnya.
1. Kelainan perkembangan bawaan: bila terdapat kelainan perkembangan bawaan, dapat menyebabkan asimetri pada daerah rahang atas, dan mulut akan menjadi bengkok saat berbicara atau makan, dan biasanya tidak ada manifestasi klinis lainnya.
2. Neuritis wajah: juga dikenal sebagai kelumpuhan wajah, seperti kelumpuhan wajah perifer terjadi ketika sistem kekebalan tubuh pasien menurun, dan gejala mulut bengkok terjadi ketika berbicara.
3. Penyakit serebrovaskular: Karena penyakit serebrovaskular, jaringan otak pasien rusak dan kelumpuhan wajah sentral terjadi, mengakibatkan disfungsi dan gejala mulut bengkok saat berbicara.
Disarankan agar pasien dengan mulut bengkok harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan di bawah bimbingan dokter profesional untuk menghindari konsekuensi yang merugikan.