Analgesik yang dilarang untuk penderita hemofilia dengan hemofilia dan aliasnya: Aspirin (asam asetilsalisilat) Antiinflamasi nyeri (indometasin) (aminometasin) Pansentin (dipiridamol) (dipiridamol) Protosone (sulfopiridon, tioxazon, fenilsulfonazon, fenilsulfoprotosone) Peradangan dan nyeri (piroksikam, Anker) Tablet sulindac (tablet Cardinal, Chironolactone) Analgesik diizinkan untuk penderita hemofilia dan aliasnya: Paracetamol (Acetaminophen, Antipiretik, Benadryl, Pepto-Bismol, Tylenol, Paracetamol, Acetaminophen) Fenbid (Ibuprofen extended-release capsules) Obat apa pun yang mengandung kata “menghambat agregasi trombosit” atau “mencegah trombosis” pada deskripsinya dilarang untuk penderita hemofilia. Dilarang digunakan pada pasien hemofilia. Makanan dan vitamin yang tidak boleh dikonsumsi: Ikan dan makanan laut: Asam 20-karboksi-5enoat dalam ikan dapat menghambat agregasi trombosit, yang dapat memperparah gejala pendarahan pada pasien dengan gangguan pendarahan. Ikan yang kaya akan asam 5-enoat 20-karbon termasuk: sarden, makarel, tuna, dll. Penderita hemofilia harus mengurangi makan ikan laut berlemak, dan tidak boleh mengonsumsi produk seperti minyak ikan. Namun demikian, ikan mas dan halibut, yang mengandung lebih sedikit asam 5-enoat 20-karbon, bisa dimakan dalam jumlah kecil. Jamur hitam memiliki kemampuan untuk menghambat agregasi trombosit dan mencegah terbentuknya gumpalan darah. Bawang putih, bawang bombay, bawang hijau, krisan, jamur shiitake, lobelia dan stroberi serta nanas juga memiliki beberapa efek antikoagulan. Tomat, anggur merah, jeruk, mengandung sejumlah kecil zat antikoagulan asam salisilat seperti aspirin. Ada juga zat antikoagulan dalam nori, rumput laut dan cabai. Vitamin E. Vitamin ini memiliki fungsi mencegah pembentukan gumpalan darah. Vitamin yang direkomendasikan: Vitamin K: Penting untuk sintesis protrombin dan faktor pembekuan di hati, kekurangan vitamin K menyebabkan gangguan pembekuan. Produk ini juga memiliki efek analgesik. Vitamin C: Mengurangi permeabilitas kapiler dan mempercepat pembekuan darah.