Apa arti imunohistokimia pada kanker paru-paru

Imunohistokimia untuk kanker paru adalah metode diagnosis dengan bantuan patologi, yang dapat digunakan untuk menentukan tumor jinak dan ganas; metode ini membantu dalam pengetikan patologis pasien kanker paru, dan juga menentukan asal mula kanker metastasis.
1. Penanda imun yang umum digunakan untuk kanker paru: TTF-1, NapsinA, CK7, glikoprotein permukaan alveolar (SP-A, SP-B), Cam5.2: positif menunjukkan adenokarsinoma paru.
2. Penanda imun positif P40, P63, CK14, CK5/6, CK34βE12: menunjukkan karsinoma sel skuamosa paru.
3. Penanda imun positif CgA, Syn, CD56: menunjukkan tumor neuroendokrin paru.
4. Indikator lain: termasuk H1R2, Kras atau P53CK, yang menunjukkan bahwa sel tumor berasal dari epitel.
5. Ki67: merupakan penanda yang dapat diandalkan untuk aktivitas proliferasi sel, semakin tinggi Ki67, semakin cepat tumor tumbuh, semakin invasif, dan semakin tinggi tingkat keganasannya.
Diagnosis imunohistokimia dapat menunjukkan lokasi, derajat, sifat, dan sumber lesi dengan cara yang lebih intuitif, yang memberikan dasar penting untuk diagnosis dokter dan membantu merumuskan dan mengoptimalkan rencana perawatan selanjutnya. Disarankan agar pasien memilih metode diagnosis dan pengobatan yang tepat di bawah bimbingan dokter, dan secara aktif mengobati penyakit untuk menghindari penundaan.