Pelebaran ventrikel dalam kisaran normal biasanya tidak berpengaruh pada anak, tetapi jika pelebarannya lebih besar, hal ini dapat menyebabkan organisme mengalami hidrosefalus, yang dapat mempengaruhi kehidupan normal di masa depan. Biasanya, pelebaran ventrikel sebesar 10 mm dianggap normal, dan dalam kisaran ini, pelebaran ventrikel tidak memerlukan intervensi dan tidak berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Jika pelebaran ventrikel sekitar 15 mm, hal ini dapat dinilai sebagai adanya hidrosefalus, yang harus ditangani secara serius pada waktunya, dan dapat menghambat perkembangan otak dan saraf, serta pada kasus yang serius, dapat menyebabkan gangguan perkembangan intelektual. Jika hasil tes pelebaran ventrikel muncul, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mengidentifikasi penyebab penyakit dan melakukan pengobatan atau terapi yang ditargetkan untuk menghindari penundaan kondisi.