Apakah berlari terengah-engah merupakan tanda kegagalan kardio?

Terengah-engah saat berlari bisa jadi merupakan fenomena fisiologis, tetapi juga bisa jadi merupakan manifestasi dari penyakit jantung-paru.
Orang normal akan terengah-engah setelah lama berlari berat, kebutuhan tubuh akan oksigen meningkat dalam kondisi berlari, laju pernapasan normal tidak dapat menghirup oksigen yang cukup, untuk meningkatkan jumlah udara yang dihirup dengan meningkatkan laju pernapasan, akan ada kinerja yang terengah-engah.
Lari terengah-engah juga bisa menjadi manifestasi dari penyakit kardiopulmoner, penderita penyakit kardiopulmoner, seperti penyakit jantung koroner, emfisema dan penyakit lainnya, dalam keadaan normal, fungsi kardiopulmoner akan menurun, menghirup kandungan oksigen tidak cukup untuk berlari saat kebutuhan oksigen lebih tinggi, dalam waktu singkat berlari bisa terengah-engah.
Pasien dengan fungsi kardiopulmoner yang buruk dapat pergi ke rumah sakit untuk melakukan elektrokardiogram, CT paru, USG jantung dan pemeriksaan terkait lainnya untuk memperjelas penyebab penyakit, bahkan perlu juga untuk mencoba mengurangi lari dan menghindari kerja berlebihan.