Asma, atau asma bronkial, adalah penyakit pernapasan yang ditandai dengan peradangan saluran napas kronis dan hiperresponsif saluran napas, biasanya dimanifestasikan oleh episode mengi berulang, sesak napas, sesak dada atau batuk, dll. Faktor keturunan dan lingkungan adalah faktor utama yang menyebabkan perkembangan asma. Gejala khas asma adalah episode dispnea ekspirasi dengan mengi, yang dapat disertai dengan sesak napas, sesak dada, atau batuk. Ada juga jenis asma khusus di mana batuk atau sesak dada adalah satu-satunya gejala, dan episode tersebut sering kali diperburuk atau memburuk pada malam hari dan dini hari. Kondisi ini dapat diatasi dengan pengobatan atau sembuh dengan sendirinya. Penyebab asma: 1. Faktor genetik: asma adalah predisposisi genetik poligenik yang kompleks, penyakit yang timbul akibat fenomena pengelompokan keluarga, semakin dekat hubungan kekerabatan, semakin tinggi prevalensinya. 2. Faktor lingkungan: termasuk faktor alergen, seperti tungau debu, serbuk sari, cat, makanan tertentu (ikan, udang, telur), obat-obatan tertentu seperti aspirin, dan lain-lain; tetapi juga faktor non-alergen, seperti polusi udara, merokok, olahraga, dan lain-lain. Jika ada episode mengi, batuk, sesak dada dan gejala lainnya perlu waspada terhadap kemungkinan asma, kita harus pergi ke rumah sakit biasa pada waktu yang tepat untuk mengidentifikasi penyebab penyakit, memberikan pengobatan yang wajar.