Rasa sakit pada anus saat makan cabai juga tergantung pada gejala yang menyertainya, dengan alasan sebagai berikut: a. nyeri anus yang disertai dengan pendarahan pada tinja menunjukkan adanya fisura anus, yang disebabkan oleh mengerasnya tinja setelah menelan makanan pedas dan ekspansi berlebihan pada kulit anus ketika melewati anus; b. nyeri dengan bakso kecil di luar anus menunjukkan timbulnya wasir eksternal, dan makan makanan yang merangsang dapat menyebabkan kemacetan vena lokal di anus; c. radang dubur. Rasa sakit dapat diperparah oleh peradangan lokal setelah makan cabai, yang dimanifestasikan sebagai nyeri dubur; keempat, sinusitis anus diperparah dengan makan terlalu banyak makanan yang merangsang; kelima, abses perianal atau fistula anus dapat diperparah dengan pola makan yang tidak tepat. Oleh karena itu, perlu memiliki pola makan yang wajar dan tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas.