Apakah klirens kreatinin endogen merupakan laju filtrasi glomerulus?

Klirens kreatinin endogen tidak sepenuhnya merupakan laju filtrasi glomerulus, tetapi laju filtrasi glomerulus umumnya digunakan secara klinis sebagai pengganti klirens kreatinin endogen untuk menilai fungsi ginjal.
Laju filtrasi glomerulus (GFR) mengacu pada jumlah mililiter cairan plasma yang disaring melalui glomerulus per unit waktu, dengan kisaran normal 120-160 ml/menit.
Klirens kreatinin endogen mengacu pada total pembuangan kreatinin dari sejumlah mililiter darah oleh ginjal per unit waktu, dan kisaran normalnya adalah 80 hingga 120 ml/menit. Ada kecenderungan nilai klirens kreatinin endogen menurun secara alamiah seiring dengan bertambahnya usia pada orang tua.
Untuk menentukan GFR, tes klirens plasma ginjal untuk banyak zat telah dirancang secara klinis, dengan klirens kreatinin endogen yang lebih umum digunakan. Semua kreatinin dalam darah umumnya disaring melalui glomerulus, tidak diserap oleh tubulus, dan jarang diekskresikan oleh tubulus. Oleh karena itu, klirens kreatinin endogen umumnya lebih besar daripada GFR yang sebenarnya, tetapi pada dasarnya dapat merepresentasikan GFR.
Jika pasien merasa tidak nyaman, disarankan untuk berkonsultasi dengan rumah sakit biasa tepat waktu, menyelesaikan pemeriksaan yang relevan seperti yang ditentukan oleh dokter, dan melakukan perawatan yang ditargetkan.