Penanganan atrofi serebral dapat mencakup pengobatan, pengaturan pola makan dan terapi tambahan. Sebagian besar pasien dengan atrofi otak memiliki penyakit serebrovaskular, dan sebagian besar pasien dengan penyakit serebrovaskular memiliki penyakit yang mendasari, seperti hipertensi, diabetes melitus dan hiperlipidemia. Oleh karena itu, kunci untuk mencegah atrofi otak dan penyakit serebrovaskular adalah dengan mengendalikan faktor risiko tinggi pasien. Pasien perlu minum obat antihipertensi oral secara teratur, mengontrol gula darah, dan menjalani diet rendah lemak. Pasien harus makan makanan rendah lemak dan ringan, mengonsumsi suplemen vitamin dalam jumlah sedang, serta mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran segar melalui mulut. Buah dan sayuran kaya akan vitamin C, vitamin E, dll., yang dapat melawan oksidasi dan memperlambat proses penuaan. Pasien juga dapat menggunakan pengobatan pengobatan tradisional Tiongkok, akupunktur dan pengobatan tambahan tuina, juga dapat memainkan efek terapeutik yang baik. Rencana perawatan dan pengobatan untuk atrofi otak harus dikonsultasikan dengan ahli saraf, dan jika kondisinya berubah, pergilah ke rumah sakit tepat waktu.