Kemungkinan penyebab peningkatan busa dalam urin adalah: pertama, jika urin mengandung lebih banyak protein, peningkatan busa dapat terjadi. Selain peningkatan busa dalam urin, hal ini dapat disertai dengan pembengkakan pada wajah dan anggota tubuh. Sering kali, hal ini disebabkan oleh penyakit ginjal, dan tes lebih lanjut yang berkaitan dengan fungsi ginjal dan tes protein urin kuantitatif diperlukan untuk menentukan hal ini. Kedua, ketika ada lebih banyak gula dalam urin, seperti ketika pasien menderita diabetes atau makan banyak makanan manis, fenomena peningkatan busa dalam urin dapat terjadi. Pengukuran gula urin atau pengukuran glukosa darah diperlukan untuk mengidentifikasi lebih lanjut. Ketiga, ketika terjadi infeksi saluran kemih, urin mengandung lebih banyak protein dan bakteri, yang dapat menyebabkan peningkatan busa. Hal ini biasanya disertai dengan warna kekuningan dan rasa tidak nyaman seperti sering buang air kecil dan mendesak, dan pemeriksaan urin rutin menunjukkan jumlah sel darah putih dan jumlah bakteri yang jauh lebih tinggi. Keempat, ketika urin sangat pekat, bisa juga terjadi peningkatan busa. Urin berwarna kekuningan dan buihnya besar dan menghilang dengan cepat, biasanya tanpa iritasi saluran kemih.