Prinsip utama diet bagi penderita lipid darah tinggi adalah asupan kalori dan protein yang tepat, peningkatan konsumsi sterol tanaman dan serat, serta kontraindikasi diet kolesterol tinggi dan asam lemak jenuh tinggi. Sebagian besar orang dengan lipid darah tinggi memiliki masalah kelebihan berat badan, sehingga mereka harus memastikan kebutuhan dasar protein, karbohidrat, dan nutrisi penting lainnya dengan pembatasan asupan kalori yang tepat. Orang dengan lipid darah tinggi perlu meningkatkan asupan sterol tanaman dengan tepat, dan kedelai kaya akan sterol tanaman. Serat makanan juga merupakan nutrisi yang harus ditingkatkan asupannya oleh orang dengan lipid darah tinggi, karena serat makanan dapat memperlambat kemungkinan penyerapan kolesterol, sehingga membantu orang dengan lipid darah tinggi. Asam lemak jenuh dan kolesterol perlu dibatasi karena meningkatkan kemungkinan penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular serta memperparah gejala hiperkolesterolemia/hiperlipidemia. Asam lemak jenuh terutama berasal dari lemak dan minyak hewani, termasuk lemak babi, lemak sapi, dan mentega. Kolesterol juga berasal dari makanan hewani, dengan kadar tertinggi ditemukan pada kuning telur, produk otak hewan, dan beberapa jenis ikan laut bersisik. Selain memperhatikan pola makan, Anda juga harus berhenti merokok dan membatasi alkohol, serta tetap berolahraga untuk menurunkan kadar lipid darah. Peningkatan lipid darah yang tidak normal perlu diobati dengan obat-obatan di bawah bimbingan dokter.