Cara menggunakan vitamin E

Vitamin E dapat dikonsumsi secara oral, disuntikkan secara intramuskular, atau digunakan secara topikal, tergantung pada penyakitnya, bentuk sediaan dan metode pemberian yang berbeda diperlukan. Untuk pengobatan kebiasaan aborsi, infertilitas, dan penyakit kardiovaskular, biasanya diberikan secara oral 10-100mg sekali, 2-3 kali sehari. Untuk pengobatan sindrom malabsorpsi, injeksi intramuskular 5-50mg sekali sehari diperlukan. Jika pengobatan hanya untuk kulit kering, atau gatal-gatal karena perubahan musim, maka salep topikal vitamin E dapat digunakan. Oleskan dalam jumlah yang sesuai pada area kulit yang kering dan gatal, dan lebih baik mengoleskan obat saat kulit masih kering setelah mandi. Untuk menghindari sensasi terbakar, jangan mengoleskan vitamin E pada area kulit yang pecah dan hindari kontak dengan mata dan bagian tubuh lainnya, seperti mulut dan hidung. Vitamin E dapat menyebabkan iritasi kulit, seperti sensasi terbakar, ruam, gatal, dan efek samping lainnya, jadi jika hal ini terjadi, bersihkan obat dari area tersebut. Vitamin E adalah obat pengobatan tambahan dan penting untuk berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya, serta untuk menghindari overdosis jangka panjang dan mengunjungi rumah sakit untuk tindak lanjut secara teratur saat menggunakannya.