Telinga orang tua berdengung

Penyebab utama telinga berdengung pada lansia antara lain, impaksi serumen pada saluran pendengaran eksternal, tuli sensorineural, serta penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular. 1. Impaksi serumen pada saluran pendengaran eksternal: Ketika posisi kepala berubah saat lansia makan, mengunyah, atau berolahraga, serumen dapat membentur dan bergesekan dengan dinding saluran pendengaran eksternal, sehingga menyebabkan telinga berdengung. 2. Ketulian sensorineural: juga dikenal sebagai tuli pikun, disebabkan oleh kemunduran sistem pendengaran yang terus menerus seiring bertambahnya usia. Manifestasi utama dari gangguan pendengaran yang progresif, juga dapat menyebabkan gejala tinnitus, sehingga telinga lansia berdengung. 3. Penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular: misalnya hipertensi, aterosklerosis serebrovaskular, hiperlipidemia, insufisiensi jantung, dll., Dapat berdampak penting pada tingkat kelancaran pembuluh darah seluruh tubuh serta mikrosirkulasi, yang akan menyebabkan kinerja telinga lansia berdengung, dan juga menyebabkan pusing, kelemahan umum, dan gejala lainnya. Jika telinga lansia selalu berdengung, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang jelas, dan ikuti petunjuk dokter untuk mendapatkan pengobatan yang standar.