Nyeri sendi temporomandibular merupakan suatu hal yang kompleks dan penyebabnya sejauh ini belum diketahui, tetapi kemungkinan untuk sembuh dengan sendirinya relatif kecil. Beberapa pasien dengan cedera TMJ akut, seperti keseleo atau cedera yang disebabkan oleh menggigit makanan yang keras, cenderung sembuh secara spontan dan membaik dengan sendirinya. Sebagian besar pasien dengan nyeri TMJ perlu didiagnosis di rumah sakit setelah kombinasi pemeriksaan klinis dan pemeriksaan radiologis. Rasa sakit dapat diperbaiki dengan berbagai perawatan, seperti saran untuk makan (makanan lunak), mengurangi bicara dan mengurangi kebiasaan buruk. Rasa sakit juga dapat dikurangi dengan menggunakan panas, penutupan lokal, fisioterapi gelombang ultrashort dan laser. Pasien dapat diobati dengan bantalan rahang untuk meningkatkan jarak antar-maksila dan menarik ruang supra-artikular sendi temporomandibular, sehingga memungkinkan cakram sendi untuk beristirahat dan kembali secara efektif, sehingga pasien mengalami lebih sedikit rasa sakit. Pasien dengan jenis nyeri ini umumnya juga harus memperhatikan detail kehidupan mereka dan sering kali mudah kambuh, sehingga penting juga untuk berhati-hati, menyadari kondisi mereka dan mengikuti instruksi dari dokter mereka.