Apa yang dimaksud dengan biopsi aspirasi hati?

Ada banyak jenis tes yang berbeda untuk penyakit yang berhubungan dengan hati, yang dapat dibagi menjadi dua kategori sesuai dengan apakah tes tersebut invasif bagi pasien atau tidak: kategori pertama adalah tes non-invasif, seperti tes darah yang sudah dikenal untuk fungsi hati, tes virus hepatitis A, B, C, D dan E, USG hati, CT, MRI, dll. Kategori kedua adalah biopsi hati, yang umumnya dikenal sebagai tes invasif yang diwakili oleh biopsi tusukan hati, di mana sebagian kecil dari hati dikeluarkan dari tubuh untuk pemeriksaan histologis atau sitologis. Sebagian kecil hati dikeluarkan dari tubuh untuk pemeriksaan histologis atau sitologis. Ruang lingkup aplikasi biopsi aspirasi hati secara luas bersifat diagnostik dan evaluatif. Pertama, digunakan untuk penyakit hati yang perlu didiagnosis: misalnya, berbagai jenis hepatitis akut dan kronis, untuk menentukan apakah massa neoplastik jinak atau ganas, dan untuk kelainan fungsi hati yang tidak dapat dideteksi dengan cara pemeriksaan konvensional. Kedua, digunakan untuk menilai hasil pengobatan dan prognosis, misalnya stadium tumor ganas yang berbeda, hasil pengobatan yang berbeda dan prognosis yang berbeda. Biopsi aspirasi hati adalah tes invasif dan pasien disarankan untuk dinilai oleh spesialis untuk kemungkinan tes ini.