Ada dua metode utama perkusi abdomen: 1. Perkusi langsung. Dokter menggunakan tiga jari tengah tangan kanan untuk melakukan perkusi pada area pemeriksaan untuk menentukan melalui suara apakah terdapat lesi yang mungkin terjadi. 2. Perkusi tidak langsung. Dokter menggunakan jari telunjuk tangan kiri pada area yang terkena selama pemeriksaan, dengan tangan kanan dalam keadaan alami. Jari tengah tangan kanan melakukan perkusi pada sendi kedua jari tengah tangan kiri untuk menentukan kondisi lokasi pemeriksaan sesuai dengan frekuensi suara dan getaran. Setiap area diketuk 2-3 kali untuk memberikan hasil yang lebih jelas. Perkusi tidak langsung lebih umum digunakan dalam pemeriksaan klinis dan lebih dapat diandalkan.