Sedot lemak telah berevolusi selama 30 tahun terakhir dan tekniknya semakin canggih. Saat ini, selain sedot lemak tekanan negatif klasik (SAL), ada juga sedot lemak jarum suntik (SL) yang umum digunakan, sedot lemak ultrasonik (UAL), sedot lemak ultrasonik eksogen (EUAL), sedot lemak elektronik (lipomodel), lipolisis farmakologis hipotonik (HPL), sedot lemak bolak-balik otomatis (PAL), sedot lemak berbantuan laser, sedot lemak berbantuan endoskopi, dan banyak metode lainnya. Selain itu, ada juga sedot lemak berbantuan laser, sedot lemak berbantuan endoskopi, dan banyak metode lainnya. Saat ini, sedot lemak berbantuan laser dan sedot lemak berbantuan endoskopi jarang digunakan di luar negeri atau di dalam negeri karena alasan seperti kurangnya keunggulan yang jelas dibandingkan dengan teknik tradisional. Sedot lemak tekanan negatif (SAL), sedot lemak jarum suntik (SL), sedot lemak ultrasonik (UAL), dan beberapa metode lain juga umum digunakan dan memiliki fitur uniknya sendiri. Sedot lemak tekanan negatif (SAL) dan sedot lemak jarum suntik (SL) didasarkan pada prinsip yang sama, dan teknik operasinya pada dasarnya serupa. Dengan penemuan teknologi pembengkakan dan pengenalannya ke dalam klinik, penyedotan tekanan negatif rendah menjadi mungkin, dan metode sedot lemak elektrik juga secara bertahap mengadopsi tekanan negatif rendah dan tabung hisap berdiameter kecil, yang telah menunjukkan kecenderungan untuk belajar satu sama lain dan berintegrasi satu sama lain. Melalui sejumlah besar pengamatan klinis, sebagian besar ahli percaya bahwa UAL tidak dapat menggantikan SAL, tetapi kombinasi keduanya membuat penyedotan lemak lebih aman dan lebih efektif, dan keuntungan UAL lebih jelas, terutama pada penyedotan lemak bervolume besar dan di area dengan banyak jaringan fibrosa. Pemilihan metode sedot lemak harus didasarkan pada ruang lingkup penerapan setiap metode sedot lemak dan kemahiran operator, selama dipilih dan dioperasikan dengan benar, hasil pasca operasi yang lebih baik dapat dicapai. Selain itu, operator harus terbiasa dengan kekurangan metode yang digunakan untuk menghindari komplikasi serius.