Kanker hati adalah masalah kesehatan masyarakat yang utama di seluruh dunia. Tiongkok memiliki salah satu insiden kanker hati tertinggi. Hindari makanan berlemak tinggi dan berkolesterol tinggi: Hati adalah pusat transportasi lemak. Ini adalah salah satu organ utama untuk sintesis asam lemak, kolesterol dan fosfolipid dalam tubuh, dan kelebihan kolesterol diekskresikan dalam empedu. Keteguhan relatif lipid darah tetap terjaga. Makanan tinggi lemak dan kolesterol tinggi tidak dapat dicerna dan diserap dengan baik oleh organisme pasien kanker hati, yang meningkatkan beban pada hati dan juga mendorong pertumbuhan tumor dan mempercepat kerusakan penyakit. Pantang alkohol: Data terbaru menunjukkan bahwa peminum alkohol menyumbang hingga 32% kematian akibat kanker hati. Karena alkohol dan metabolitnya memiliki efek toksik langsung pada hati, maka secara langsung dapat merusak sel-sel hati, mendorong kekebalan tubuh pasien kanker hati menurun, dan mempercepat perkembangan kanker hati dan munculnya komplikasi. Hindari makanan pedas dan iritasi: Makanan pedas dan iritasi akan menyebabkan penurunan lebih lanjut dalam fungsi saluran pencernaan pasien kanker hati. Hindari diet tinggi gula: Hati adalah organ utama untuk mengatur konsentrasi gula darah. Pasien dengan kanker hati rentan terhadap glukosa darah puasa yang lebih rendah karena berkurangnya penyimpanan glikogen hati dan gangguan glukoneogenesis. Jika pasien terlalu banyak mengkonsumsi makanan bergula tinggi, maka akan dengan mudah menyebabkan perut kembung pada usus dan menyebabkan beberapa gejala yang tidak nyaman dan gangguan metabolisme glukosa.