Apa yang Harus Diperiksa untuk Penyakit Pes

Ada banyak item pemeriksaan untuk wabah, termasuk pemeriksaan darah rutin, pemeriksaan tinja rutin, fungsi koagulasi, cairan serebrospinal dan pemeriksaan rutin lainnya, serta pemeriksaan apusan, kultur bakteri, pemeriksaan serologis dan sebagainya. 1. Pemeriksaan rutin: misalnya, pemeriksaan darah rutin, pemeriksaan feses rutin, dari situ dapat dianalisis sel darah putih, trombosit, dan hemoglobin apakah masih dalam batas normal; setelah itu, pemeriksaan fungsi koagulasi dapat dilakukan untuk mengetahui waktu protrombin dan ada tidaknya kelainan koagulasi, dll. Pemeriksaan cairan serebrospinal juga diperlukan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan tekanan bila perlu. 2. Pemeriksaan apusan: terutama pemeriksaan apusan dengan darah, urin, feses, dan cairan serebrospinal untuk menyingkirkan infeksi Pseudomonas aeruginosa. 3. Kultur bakteri: Jika pasien mengalami pembesaran kelenjar getah bening, cairan atau sekresi purulen dapat diambil untuk diagnosis dan analisis. 4. Pemeriksaan serologis: terutama meliputi deteksi antigen dan deteksi antibodi, sesuai dengan nilai antigen dan antibodi untuk menganalisis apakah ada infeksi wabah. Selain itu, pengujian biologi molekuler juga dapat digunakan untuk menentukan apakah ada infeksi wabah, spesifik harus dilakukan di bawah bimbingan dokter profesional, setelah didiagnosis, harus ditangani tepat waktu.