Terdapat bukti bahwa merokok meningkatkan risiko penyakit pernapasan, penyakit kardiovaskular, penyakit sistem endokrin, tumor ganas, dan sebagainya.
1. Penyakit pernapasan: Bukti menunjukkan bahwa merokok meningkatkan risiko penyakit paru obstruktif kronik, asma bronkial, disfungsi saluran napas kecil, tuberkulosis, penyakit paru interstisial, kanker paru, dan penyakit lainnya.
2. Penyakit pada sistem kardiovaskular: Bukti menunjukkan bahwa merokok meningkatkan risiko aterosklerosis, penyakit jantung koroner, hipertensi, dan penyakit lainnya.
3. Penyakit sistem endokrin: Terdapat bukti bahwa merokok meningkatkan risiko penyakit seperti diabetes.
4. Tumor ganas: terdapat bukti bahwa merokok meningkatkan risiko kanker kandung kemih, kanker serviks, kanker ovarium, kanker pankreas, dan sebagainya.
Perlu dicatat bahwa kemungkinan risiko penyakit-penyakit di atas meningkat seiring dengan meningkatnya durasi dan jumlah merokok. Berhenti merokok tepat waktu dapat mengurangi risiko penyakit-penyakit di atas dan dianjurkan untuk berhenti merokok sedini mungkin.