Gejala akhir penyakit Parkinson adalah komplikasi motorik. Pada awal penyakit, gejala berjalan dan tremor dapat diredakan secara signifikan dengan pengobatan, tetapi kemudian, seiring dengan berkurangnya efektivitas pengobatan, pasien Parkinson akan mengalami komplikasi motorik. Gejala-gejala seperti ketidakstabilan saat berjalan, kekakuan saat berjalan dan tremor. Selain itu, perkembangan anisokinesia, termasuk gemetarnya tubuh tanpa disengaja dan gerakan seperti menari, di kemudian hari dapat menyebabkan komplikasi yang sesuai seperti retensi urin, gangguan kognitif, osteoporosis, dan kerusakan saraf tepi. Pasien Parkinson memiliki gaya berjalan yang panik dan mudah terjatuh, sering kali dengan patah tulang yang memengaruhi kualitas hidup mereka, dan bahkan gabungan infeksi paru-paru dan saluran kemih, yang merupakan penyebab kematian yang signifikan pada pasien Parkinson di kemudian hari.