Zat anorganik dalam tulang lansia relatif meningkat, dan kalsium karbonat sangat meningkat, sementara kalsium fosfat juga berkurang, dan komposisi zat organik dengan elastisitas secara bertahap berkurang. Oleh karena itu, tulang lansia menjadi lebih keras, lebih rapuh, mudah patah. Ada 4 bagian tubuh lansia yang paling mungkin patah: 1, humerus, lengan dekat bahu, lansia jatuh, jika siku atau bahu mendarat, bagian tersebut mudah patah. 2, ujung distal jari-jari Ketika lansia jatuh, mereka sering secara refleks menggunakan tangan mereka untuk menopang, yang dapat dengan mudah menyebabkan patah tulang di dekat pergelangan tangan. 3, vertebra lumbal Lansia yang menderita osteoporosis cenderung memiliki tulang belakang yang rata, memperpendek tinggi badan mereka dan bahkan bungkuk. 4, tulang pinggul Tulang pinggul menanggung berat seluruh tubuh, jika lansia menderita osteoporosis, tulang akan menjadi rapuh dan mudah patah. Tips dokter ? Untuk mencegah patah tulang pada lansia, pertama-tama, kita harus mencegah terjadinya osteoporosis, pola makan sehari-hari harus lebih banyak makan makanan yang kaya kalsium, dan sering melakukan beberapa latihan fisik juga dapat membantu mencegah terjadinya patah tulang. Pada saat yang sama, jatuh adalah penyebab banyak patah tulang pada lansia, sehingga lansia harus memberikan perhatian khusus untuk mencegah jatuh. Ketika patah tulang terjadi pada lansia, keluarga harus membawa pasien ke rumah sakit tepat waktu untuk mendapatkan perawatan.