Sesak dada sering disebut sebagai sesak dada. Ada berbagai faktor yang menyebabkan sesak dada: pertama, faktor yang paling umum adalah penyakit kardiogenik, seperti penyakit arteri koroner angina tidak stabil, penyakit katup jantung miokarditis, kardiomiopati obstruktif hipertrofi, kardiomiopati dilatasi, penyakit jantung rematik akan memiliki gejala di atas. Kedua, penyakit pada sistem pernapasan juga dapat memiliki gejala sesak dada, seperti emfisema paru obstruktif kronik, penyakit jantung paru kronik, hipertensi pulmonal, dilatasi bronkus kronik akan memiliki gejala di atas. Ketiga, pasien dengan gangguan neuro-koroner jantung juga akan memiliki gejala sesak dada ketika ada gangguan pada sistem saraf jantung. Keempat, penyakit metabolik endokrin seperti disfungsi tiroid dan disfungsi korteks adrenal juga dapat menyebabkan sesak dada. Kelima, wanita dengan gangguan metabolisme estrogen dan progesteron di sekitar waktu menstruasi atau selama masa pubertas juga dapat memiliki gejala klinis ini.