Apakah jerawat berhubungan dengan hormon seks?

Jerawat umumnya disebut sebagai jerawat. Terjadinya jerawat memiliki hubungan dengan hormon seks, dan kadar androgen yang tinggi adalah salah satu alasan terpenting untuk perkembangan jerawat.
1. Jerawat terjadi selama masa pubertas, ketika kadar androgen tubuh tinggi, yang memainkan peran penting dalam patogenesis jerawat. Androgen tidak hanya mendorong sintesis sebum oleh kelenjar sebaceous dan sekresi faktor pro-inflamasi yang menyebabkan peradangan lokal, tetapi juga menyebabkan keratinisasi abnormal pada saluran kelenjar sebaceous folikel rambut dan penyumbatan saluran folikel, yang mengarah pada perkembangan jerawat.
2. Selain itu, timbulnya jerawat juga terkait dengan infeksi Propionibacterium acnes dan gangguan endokrin, seperti begadang, kelelahan, kerja dan istirahat yang tidak teratur, yang mengakibatkan peningkatan minyak pada kulit, jerawat, papula, bintil-bintil, dan gejala lainnya.
Disarankan agar penderita jerawat pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan di bawah bimbingan dokter kulit profesional.