Hilangnya pigmentasi kulit terkait dengan albinisme, anemia nevus, vitiligo, dll. Pasien dapat mengikuti instruksi dokter untuk menggunakan obat atau perawatan lainnya.
1. Albinisme: Saat ini tidak ada pengobatan yang efektif untuk albinisme, dan penyakit ini tidak dapat disembuhkan. Jika sudah jelas bahwa albinisme menyebabkan hilangnya pigmentasi kulit, Anda harus memperhatikan perawatan kulit setiap hari, hindari radiasi ultraviolet, cobalah memakai topi, kenakan baju lengan panjang saat keluar rumah.
2. Nevus anemia: Umumnya, nevus anemia tidak memerlukan pengobatan, dan saat ini tidak ada obat pengobatan yang efektif. Jika nevus anemia memengaruhi kecantikan, Anda dapat mencoba menutupinya dengan bahan penutup.
3. Vitiligo: Jika sudah jelas bahwa vitiligo adalah penyebabnya, Anda dapat mengikuti petunjuk dokter untuk menggunakan sediaan glukokortikoid, seperti betametason valerat, hidrokortison butirat, dan sebagainya. Pasien juga dapat mengoleskan salep tacrolimus 0,1%, krim pimecrolimus 1% dan penghambat fosfatase termodulasi kalsium lainnya, kapotriol topikal, salep tacalcitol, dan pengobatan turunan vitamin D3 lainnya.
Selain pengobatan, juga dapat diobati dengan glukokortikosteroid seperti prednison dan betametason kambuhan secara internal, serta perawatan bedah seperti transplantasi irisan epidermis autologus dan transplantasi irisan kulit mikroskopis dengan fototerapi. Untuk pasien dengan bercak putih yang lebih besar dari 95% luas permukaan tubuh, perawatan depigmentasi dapat dilakukan jika diperlukan.
Disarankan agar penderita kehilangan pigmentasi kulit harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut secara mendetail dan mengikuti petunjuk dokter setelah mengklarifikasi penyebab penyakit, dan tidak boleh menggunakan obat atau resep secara sembarangan sendiri.