Apa saja gejala disfungsi sfingter pilorus?

Pasien dengan disfungsi sfingter pilorus umumnya menunjukkan gejala seperti refluks asam lambung, nyeri perut, muntah, dan penurunan berat badan. Sfingter pilorus adalah otot melingkar di daerah pilorus yang membantu menunda pengosongan isi perut serta mencegah aliran balik isi usus ke dalam perut. Ketika sfingter pilorus tidak berfungsi, hal ini dapat menyebabkan empedu dari isi usus mengalir kembali ke perut, sehingga mengakibatkan gejala seperti refluks asam, sakit perut, kembung, muntah, dan penurunan berat badan. Disfungsi sfingter pilorus sering terjadi pada gastritis kronis, gastroduodenitis, stenosis pilorus, dll. Disarankan agar pasien pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan yang relevan pada waktu yang tepat untuk mengidentifikasi penyebabnya di bawah bimbingan dokter dan melakukan perawatan yang tepat. Dianjurkan untuk memperhatikan pola makan yang ringan, jangan makan terlalu keras, pedas, makanan dingin, dan pada saat yang sama berhenti minum alkohol, agar tidak merangsang mukosa saluran cerna, sehingga gejalanya akan semakin parah.