Perbedaan antara sakroiliitis ankylosing spondylitis

Perbedaan antara artritis sakroiliaka dan spondilitis ankilosa terutama terletak pada etiologi, manifestasi klinis, tes laboratorium, dan manifestasi sinar-X. Sebagai contoh, ankylosing spondylitis dapat dimanifestasikan sebagai kekakuan tulang belakang, sedangkan artritis sakroiliaka sering kali tidak. 1. Etiologi: artritis sakroiliaka terutama disebabkan oleh ketegangan kronis jangka panjang, iskemia lokal, dan faktor lainnya; spondilitis ankilosa terkait dengan faktor genetik. 2. Manifestasi klinis: artritis sakroiliaka terjadi pada wanita dewasa, yang dapat dimanifestasikan sebagai aktivitas sendi sakroiliaka yang terbatas, nyeri dan mati rasa pada pinggang dan tungkai saat beristirahat; spondilitis ankilosa terjadi pada pria muda dan paruh baya, selain manifestasi di atas, juga dapat memiliki bagian gejala lain seperti kekakuan tulang belakang, osteoartritis lutut, osteoartritis pergelangan kaki, serta nyeri leher dan dada. 3. Pemeriksaan laboratorium: sakroiliitis biasanya tidak memiliki kelainan yang jelas, sementara ankylosing spondylitis mungkin memiliki hasil tes yang tidak normal seperti peningkatan sedimentasi darah, peningkatan protein C-reaktif, anemia, dan positif HLA-B27. 4. Manifestasi sinar-X: artritis sakroiliaka dapat dimanifestasikan sebagai osteoporosis sendi sakroiliaka, penyempitan rongga sendi, perubahan permukaan artikular yang dimakan cacing, ankilosis sendi, dll. Ankilosis spondilitis, selain manifestasi yang disebutkan di atas, juga dapat muncul sebagai “tulang belakang seperti bambu”. Ada banyak perbedaan lain antara sakroiliitis dan ankylosing spondylitis. Jika salah satu dari kelainan di atas terjadi, disarankan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk konsultasi medis, untuk mengklarifikasi penyebab penyakit dengan bantuan dokter, dan melakukan perawatan rutin sesegera mungkin.