Tidak ada salahnya mengonsumsi telur berbulu yang sudah matang dalam jumlah sedang, tetapi konsumsi berlebihan dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan masalah kesehatan. Telur berbulu adalah telur yang belum matang selama proses inkubasi, yang mengandung nutrisi tertentu. Setiap 100g telur berbulu mengandung 14.2g protein, 13.2g lemak, 161.0μg vitamin A, 204mg kalsium, 155mg fosfor, 75.8mg Na, dan 66mg kalium, yang tidak berbahaya bagi tubuh jika dimakan dalam jumlah sedang, dan juga dapat menambah nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Jika konsumsi telur berbulu berlebihan dalam waktu lama, mudah menyebabkan gangguan pencernaan, memperparah beban saluran pencernaan, dan menimbulkan rasa tidak nyaman pada tubuh, oleh karena itu perlu mengkonsumsi telur berbulu dalam jumlah sedang. Telur berbulu rentan terkontaminasi oleh berbagai patogen, sehingga jika tidak sengaja mengonsumsi telur berbulu yang terkontaminasi oleh patogen dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada saluran pencernaan, seperti mual, muntah, sakit perut, diare, dan sebagainya. Oleh karena itu, telur berbulu harus dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi untuk menghindari efek samping.