Penebalan dinding usus biasanya ditemukan pada endoskopi atau CT dan penyebabnya dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu penyebab neoplastik dan non-neoplastik. Penyebab non-neoplastik dibagi menjadi penyebab inflamasi dan non-inflamasi. Penyebab inflamasi biasanya mengacu pada TBC, yaitu kolitis tuberkulosis, sedangkan penyebab non-inflamasi biasanya ditemukan pada penyakit Crohn, kolitis ulserativa, dan patologi pembuluh darah lainnya seperti iskemik enteropati dan leukemia, yang semuanya dapat menyebabkan penebalan dinding usus. Selain itu, penyebab neoplastik dapat dibagi menjadi tumor jinak dan tumor ganas. Tumor jinak biasanya berupa tumor otot polos, tumor mesenkim, dan neurofibroma; sedangkan tumor ganas lebih sering terjadi pada tumor neuroendokrin. Oleh karena itu, pasien yang menemukan penebalan dinding usus perlu pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan terperinci pada waktu yang tepat. Penyebab masalah harus diklarifikasi melalui CT scan abdomen dan endoskopi ultrasound, dan pengobatan gejala aktif.