Tenofovir diklasifikasikan sebagai obat antivirus dan biasanya tidak menyebabkan tekanan darah tinggi.
Indikasi: Obat ini terutama digunakan untuk pengobatan infeksi virus human immunodeficiency, infeksi human papillomavirus kronis, dan hepatitis B kronis.
Efek samping: Dapat menyebabkan kelemahan umum, serta reaksi gastrointestinal seperti mual, muntah, diare, dll. Beberapa pasien juga dapat menderita obesitas jantung, punggung kerbau, pembesaran payudara, serta pusing, sakit kepala, sesak napas, ruam, dan gejala lainnya.
Kontraindikasi: hipersensitivitas terhadap salah satu komponen eksipien dalam Tenofovir dilarang.
Obat perlu digunakan di bawah bimbingan dokter, munculnya tekanan darah tinggi perlu diperiksa lebih lanjut untuk memperjelas penyebab penyakit, ikuti petunjuk dokter untuk pengobatan, tinjauan rutin.