Skizofrenia pada dasarnya tidak dapat menyembuhkan diri sendiri. Skizofrenia adalah salah satu yang lebih serius dari semua jenis penyakit mental. Patogenesisnya belum sepenuhnya dipahami, tetapi dapat diperkirakan bahwa sebagian besar terkait dengan faktor genetik dan fisiologis. Sekarang ada banyak obat anti-skizofrenia, terutama antipsikotik yang lebih baru yang sekarang tersedia, termasuk olanzapine, risperidone, quetiapine, aripiprazole, dan ziprasidone, yang lebih baik dalam mengendalikan gejala positif dan negatif, dan juga membantu memulihkan fungsi sosial pasien. Oleh karena itu, kelas obat ini juga memiliki efek samping yang relatif sedikit dan masih lebih disukai. Namun, skizofrenia harus diobati dengan kepatuhan jangka panjang terhadap pengobatan, dalam dosis dan program yang cukup, sehingga gejalanya dapat dikontrol dan pasien dapat memulihkan fungsi sosial mereka ke tingkat yang lebih besar dan dapat bekerja, hidup, dan berintegrasi lebih baik ke dalam masyarakat. Oleh karena itu, skizofrenia tidak akan sembuh dengan sendirinya dan harus dikontrol melalui pengobatan rutin.