Beberapa gangguan bicara yang disebabkan oleh infark serebral dapat pulih sepenuhnya melalui perawatan rehabilitasi aktif, tetapi beberapa di antaranya dapat meninggalkan gejala sisa.
Tergantung pada lesi infark, infark serebral dapat menyebabkan berbagai manifestasi seperti gangguan gerakan anggota tubuh dan gangguan bicara. Jika fokus infark kecil dan pengobatan trombolitik tepat waktu diberikan, gangguan bicara dapat dipulihkan. Dianjurkan untuk mengikuti saran medis untuk mengonsumsi aspirin dan obat lain dengan benar bahkan setelah tahap akut, dan untuk melakukan pelatihan fungsi bicara dengan bantuan ahli rehabilitasi.
Namun, tidak semua gangguan bicara dapat disembuhkan. Jika infarknya besar, atau jika obat tidak diminum secara teratur, atau jika pasien tidak sembuh tepat waktu, ia mungkin akan mengalami gangguan bicara, disartria, dll., yang akan berdampak pada kehidupan sehari-hari dan interaksi sosial.
Untuk gangguan bicara yang disebabkan oleh infark serebral, penting untuk mencari bantuan profesional dari dokter pada waktu yang tepat.