Menstruasi yang normal berwarna merah tua, maka mayoritas wanita memiliki antara 35-58ml, dan ini normal. Jika kurang dari 20ml, maka secara klinis dapat didiagnosis sebagai aliran menstruasi yang rendah. Jika menstruasi berwarna terang dan volumenya sedikit, maka hal ini dapat disebabkan oleh beberapa hal berikut ini, yang pertama adalah peradangan kronis pada endometrium. Ketika terjadi peradangan kronis, maka akan menyebabkan peningkatan eksudasi lokal, sehingga ketika periode menstruasi baru saja datang, maka hal itu akan membuat darah menstruasi menjadi lebih encer dan berwarna lebih terang. Sebaliknya, aliran menstruasi yang rendah sering kali disebabkan oleh endometrium yang relatif tipis, seperti penurunan fungsi ovarium yang disebabkan oleh penurunan estradiol, sehingga endometrium menjadi tipis, yang menyebabkan aliran menstruasi yang rendah. Selain itu, sindrom ovarium polikistik juga dapat dikaitkan secara klinis dengan aliran menstruasi yang rendah. Maka dalam kasus ini, dianjurkan untuk melakukan USG untuk mengetahui kondisi endometrium, dan jika perlu, dapat dilakukan kerokan diagnostik untuk menyingkirkan kemungkinan adanya peradangan endometrium. Selain itu, USG juga dapat digunakan untuk mengetahui apakah terdapat perubahan polikistik pada kedua indung telur.