Bawang putih yang berjamur tidak boleh dimakan untuk menghindari keracunan makanan dan situasi lainnya. Jika bawang putih berjamur, Aspergillus flavus dapat muncul di permukaan, yang sangat karsinogenik dan hanya dapat terurai di atas 280 derajat Celcius, sementara suhu untuk penguraiannya biasanya tidak tercapai dalam proses memasak sehari-hari. Jika Anda mengonsumsi bawang putih berjamur, bawang putih tersebut dapat mengiritasi perut Anda, menyebabkan gejala seperti muntah dan mual, dan pada kasus yang parah, kembung dan diare dapat terjadi, sehingga mempengaruhi kesehatan Anda. Jika bagian bawang putih yang berjamur dihilangkan, bawang putih tetap tidak dapat digunakan karena jamur tidak hanya berada di bagian yang berjamur, tetapi juga akan menyebar ke bagian bawang putih lainnya, yang umumnya tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, tetapi kelainan dapat terjadi setelah dikonsumsi. Dalam kehidupan sehari-hari, bawang putih berjamur harus dibuang tepat waktu dan dihindari, agar tidak mempengaruhi kesehatan Anda.